Senin, 28 April 2014

DAMPAK NEGATIF ASAP ROKOK

Tahukah kamu, zat-zat apa saja yang terdapat pada rokok
sehingga asap rokok dapat membahayakan orang yang
menghisapnya? Asap rokok mengandung sekitar 3.800 zat
kimia. Sekitar 40 zat kimia di antaranya termasuk senyawa
racun dan karsinogenik atau pemicu kanker. Bahan-bahan
kimia yang terdapat dalam rokok, antara lain nikotin, karbon
monoksida, senyawa kimia dalam tar, senyawa golongan
alkohol, dan senyawa golongan amina.

Nikotin merupakan zat insektisida yang berbahaya. Pada
sebatang rokok terdapat kadar nikotin antara 8 mg hingga
12 mg. Penggunaan nikotin pada dosis rendah menyebabkan
tekanan darah naik, sakit kepala, meningkatkan sekresi
getah lambung yang menyebabkan sakit maag, muntahmuntah,
dan diare. Penggunaan nikotin pada dosis tinggi
menyebabkan keracunan, kejang-kejang, kesulitan bernapas,
dan berhentinya kerja jantung. Nikotin merupakan
zat kimia perangsang yang dapat merusak jantung dan
sirkulasi darah dan membuat pemakai nikotin menjadi
kecanduan.

Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berwarna
dan tidak berbau yang dihasilkan dari pembakaran
tidak sempurna senyawa karbon. Merokok merupakan salah
satu contoh pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan
asap putih (partikel karbon) dan karbon monoksida.

Hemoglobin lebih mudah mengikat karbon monoksida
daripada oksigen. Hal ini mengakibatkan jantung bekerja
lebih keras agar darah mampu mengikat oksigen. Keracunan
karbon monoksida dapat menyebabkan kematian. Jika ibu
hamil mengisap asap rokok dapat mengganggu perkembangan
janinnya bahkan bisa menimbulkan cacat.
Selain itu tar pada rokok dapat merusak sel paru-paru,
meningkatkan produksi dahak/lendir di paru-paru dan
menyebabkan kanker paru-paru. Berdasarkan penelitian,
dapat dipastikan bahwa merokok dapat menyebabkan:

1) kanker saluran pernapasan, dan paru-paru,
2) penyempitan pembuluh darah,
3) penyakit jantung koroner,
4) naiknya kadar gula (sakit diabetes),
5) kerusakan sel reproduksi pria dan wanita sehingga
menyebabkan impotensi dan kemandulan,
6) naiknya kadar lemak, dan
7) meningkatkan jumlah bayi yang lahir prematur.

Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokoknya tetapi
juga berbahaya bagi orang di sekitarnya yang secara tidak
langsung ikut menghisap (perokok pasif). Risiko asap rokok
bagi perokok antara lain perokok pasif dewasa dapat terkena
kanker paru-paru, bayi yang dikandung oleh ibu perokok
pasif berpontensi mempunyai kelainan, dan anak-anak dari
perokok lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan.

Oleh karena itu, bagi yang bukan perokok disarankan
menghindari keinginan untuk mencoba merokok, berani
(tidak malu) menyatakan keberatan terhadap perokok di
dekatnya untuk tidak merokok atau memintanya mencari
tempat lain untuk merokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar